alexametrics

Cara Mengangkat Kedua Tangan Ketika Takbiratul-Ihram

loading...
Cara Mengangkat Kedua Tangan Ketika Takbiratul-Ihram
Beginilah cara mengangkat kedua tangan ketika takbiratul-ihram. Foto/dok mzainiblog
Seluruh umat muslim tentu sudah memahami defenisi atau pengertian salat. Secara bahasa salat mempunyai arti berdoa karena dalam setiap gerakan salat pasti ada doanya.

Menurut syariat, salat adalah ibadah wajib bagi umat Islam yang termasuk dalam rukum Islam yang kedua. Adapun gerakan salat diawali dengan takbiratul-ihram dan diakhiri dengan salam. Lalu, bagaimana cara melakukan takbiratul-ihram sebagaimana diajarkan Nabi SAW? (Baca Juga: Kapan Mengangkat Tangan dalam Salat? Ini Penjelasannya)

Berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad (UAS), dai lulusan S2 Darul-Hadits Maroko mengenai batasan mengangkat kedua tangan ketiak takbiratul-ihram. Penjelasan UAS ini sebagaimana dikutip dari bukunya "77 Tanya-Jawab Seputar Shalat" yang dipersembahkan oleh Tafaqquh Study Club. (Baca Juga: Apakah Hukum Membaca Al-Fatihah Bagi Makmum?)



Ada 2 Batasan Menurut Sunnah:

Pertama:Mengangkat kedua tangan hingga sejajar dengan daun telinga, berdasarkan hadits: "Dari Malik bin al-Huwairit Apabila Rasulullah SAW bertakbir, ia mengangkat kedua tangannya hingga sejajar dengan telinganya, Ketika rukuk Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya hingga sejajar dengan kedua telinganya, Ketika bangkit dari rukuk Rasulullah mengucapkan: sami’allahu liman hamidahu (Allah mendengar orang yang memuji-Nya) beliau melakukan seperti itu (mengangkat tangan hingga sejajar dengan telinga). (HR. Muslim).
Kedua:
Mengangkat kedua tangan sejajar dengan kedua bahu, berdasarkan hadits: "Sesungguhnya Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya sejajar dengan bahunya ketika beliau membuka(mengawali) salat". (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
(rhs)
preload video
cover top ayah
وَلَا تَسُبُّوا الَّذِيۡنَ يَدۡعُوۡنَ مِنۡ دُوۡنِ اللّٰهِ فَيَسُبُّوا اللّٰهَ عَدۡوًاۢ بِغَيۡرِ عِلۡمٍ ‌ؕ كَذٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ اُمَّةٍ عَمَلَهُمۡ ۖ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمۡ مَّرۡجِعُهُمۡ فَيُنَبِّئُهُمۡ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ
Dan janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan. Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.

(QS. Al-An’am:108)
cover bottom ayah
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak