alexametrics

Abu Bakar, Sahabat Nabi yang Memiliki 16 Keutamaan

loading...
Abu Bakar, Sahabat Nabi yang Memiliki 16 Keutamaan
Khalifah pertama Islam, Abu Bakar Shiddiq RA adalah sahabat terbaik Rasulullah SAW. Foto ilustrasi/Istimewa
Sahabat Nabi yang satu ini adalah sosok sangat berpengaruh dan paling berjasa bagi Rasulullah SAW dan Agama Islam. Beliau adalah Abu Bakar Ass-shiddiq radhiallahu’anhu (RA), orang pertama yang memeluk Islam bersama Ali bin Abi Thalib (RA) dan Sayyidah Khadijah RA (istri Rasulullah SAW).

Dalam Biografi Abu Bakar Ass-shiddiq yang ditulis Syaikh ‘Abdurrahman bin ‘Abdillah As Suhaim (hafizhahullah) di https://muslim.or.id, dijelaskan bahwa selain Ash Shiddiq, Abu Bakar juga dijuluki ‘Atiq karena tampan dan memiliki wajah cerah.

Sedangkan julukan Ash Shiddiq artinya selalu membenarkan kabar Nabi Muhammad SAW dengan keyakinan penuh. Beliau juga dijuluki Ash Shiddiq karena beliau adalah lelaki pertama yang membenarkan dan beriman kepada Nabi Muhammad SAW. Abu Bakar dilahirkan 2 tahun 6 bulan setelah tahun gajah.

Ciri fisik beliau berkulit putih, bertubuh kurus, berambut lebat, tampak kurus wajahnya, dahinya muncul, dan ia sering memakai hinaa dan katm. Sahabat Nabi yang lemah lembut ini dikenal tegas dan memiliki pendirian yang kokoh.

Tidak ada lelaki di dunia yang memiliki keutaman sebanyak keutamaan Abu Bakar. Berikut 16 Keutamaan yang dimilinya:

1. Abu Bakar adalah manusia terbaik setelah Nabi Muhammad SAW dari golongan umat beliau. Ibnu ‘Umar RA berkata: “Kami pernah memilih orang terbaik di masa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Kami pun memilih Abu Bakar, setelah itu Umar bin Khattab, lalu ‘Utsman bin Affan Radhiallahu’anhu (HR. Al-Bukhari)Beliau juga orang yang paling pertama beriman kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, menemani Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan membenarkan perkataannya. Hal ini terus berlanjut selama Rasulullah tinggal di Mekkah, walaupun banyak gangguan yang datang. Abu Bakar juga menemani Rasulullah ketika hijrah.

2. Abu Bakar adalah orang yang menemani Nabi Muhammad di Gua Tsur ketika Dikejar kaum Quraisy. Allah Ta’ala berfirman: “Salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: “Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita”. (QS. At Taubah: 40).Dalam shahih Bukhari dan Muslim, dari Anas bin Malik, Abu Bakar berkata kepadanya: “Ketika berada di dalam gua, aku melihat kaki orang-orang musyrik berada dekat dengan kepala kami. Aku pun berkata kepada Rasulullah: ‘Wahai Rasulullah, kalau di antara mereka ada yang melihat kakinya, mereka akan melihat kita di bawah kaki mereka’. Rasulullah berkata: ‘Wahai Abu Bakar, engkau tidak tahu bahwa bersama kita berdua yang ketiga adalah Allah”.

3. Ketika hendak berhijrah, Abu Bakar menyumbangkan seluruh hartanya. (Dalilnya disebutkan pada poin 8)

4. Abu Bakar adalah khalifah pertama. Kita diperintahkan oleh Rasulullah SAW untuk meneladani khulafa ar-rasyidin, sebagaimana sabda beliau: “Hendaknya kalian berpegang teguh pada sunnahku dan sunnah khulafa ar-rasyidin setelahku. Gigitlah dengan gigi geraham kalian” (HR. Ahmad, At Tirmidzi dan lainnya. Hadits ini shahih dengan seluruh jalannya)

5. Abu Bakar dipilih sebagai khalifah berdasarkan nash. Ketika Nabi SAW sakit keras, beliau memerintahkan Abu Bakar untuk menjadi imam salat berjamaah. Dari ‘Aisyah Radhiallahu’anha ia berkata: “Ketika Nabi SAW sakit menjelang wafat, Bilal datang meminta izin untuk memulai salat.Rasulullah bersabda: ‘Perintahkan Abu Bakar untuk menjadi imam dan salatlah’. ‘Aisyah berkata: ‘Abu Bakar itu orang yang terlalu lembut, kalau ia mengimami salat, ia mudah menangis. Jika ia menggantikan posisimu, ia akan mudah menangis sehingga sulit menyelesaikan bacaan Quran. Nabi tetap berkata: ‘Perintahkan Abu Bakar untuk menjadi imam dan salatlah’. ‘Aisyah lalu berkata hal yang sama, Rasulullah pun mengatakan hal yang sama lagi, sampai ketiga atau keempat kalinya Rasulullah berkata: ‘Sesungguhnya kalian itu (wanita) seperti para wanita pada kisah Yusuf, perintahkan Abu Bakar untuk menjadi imam dan salatlah”.Umar bin Khattab pernah berkata: “Apakah kalian tidak ridha kepada Abu Bakar dalam masalah dunia, padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam telah ridha kepadanya dalam masalah agama?”

6. Umat Muhammad diperintahkan untuk meneladani Abu Bakar. Nabi SAW bersabda: “Ikutilah jalan orang-orang sepeninggalku yaitu Abu Bakar dan Umar” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Maajah, hadits ini shahih)

7. Abu Bakar adalah salah seorang mufti di masa Rasulullah SAW. Nabi SAW menugasi beliau sebagai Amirul Hajj pada haji sebelum haji Wada’. Diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu: “Abu Bakar Ash Shiddiq mengutusku untuk dalam sebuah ibadah haji yang terjadi sebelum haji Wada’, dimana beliau ditugaskan oleh Rasulullah untuk menjadi Amirul Hajj. Ia mengutusku untuk mengumumkan kepada sekelompok orang di hari Raya Idul Adha bahwa tidak boleh berhaji setelah tahunnya orang musyrik dan tidak boleh ber-thawaf di ka’bah dengan telanjang”. Abu Bakar juga sebagai pemegang bendera Nabi SAW ketika perang Tabuk.

8. Abu Bakar menginfaqkan seluruh hartanya ketika Rasulullah SAW menganjurkan sedekah. Umar bin Khattab Radhiallahu’anhu berkata: “Rasulullah memerintahkan kami untuk bersedekah, maka kami pun melaksanakannya. Umar berkata: ‘Semoga hari ini aku bisa mengalahkan Abu Bakar’. Aku pun membawa setengah dari seluruh hartaku. Sampai Rasulullah SAW bertanya: ‘Wahai Umar, apa yang kau sisakan untuk keluargamu?’. Kujawab: ‘Semisal dengan ini’. Lalu Abu Bakar datang membawa seluruh hartanya. Rasulullah SAW lalu bertanya: ‘Wahai Abu Bakar, apa yang kau sisakan untuk keluargamu?’. Abu Bakar menjawab: ‘Ku tinggalkan bagi mereka, Allah dan Rasul-Nya’. Umar berkata: ‘Demi Allah, aku tidak akan bisa mengalahkan Abu Bakar selamanya’” (HR. Tirmidzi)

9. Abu Bakar adalah orang yang paling dicintai Nabi Muhammad SAW. ‘Amr bin Al Ash Radhiallahu’anhu bertanya kepada Nabi SAW: “Siapa orang yang kau cintai? Rasulullah menjawab: ‘Aisyah’. Aku bertanya lagi: ‘Kalau laki-laki?’. Beliau menjawab: ‘Ayahnya Aisyah’ (yaitu Abu Bakar)” (HR. Muslim)

10. Abu Bakar adalah khalil bagi Nabi Muhammad SAW. Imam Al Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadis dari Abu Sa’id Al Khudri RA, ia berkata: “Rasulullah SAW berkhutbah kepada manusia, beliau berkata: ‘Sesungguhnya Allah Ta’ala memilih hamba di antara dunia dan apa yang ada di dalamnya. Namun hamba itu hanya dapat memilih apa yang Allah tentukan’. Lalu Abu Bakar menangis. Kami pun heran dengan tangisan beliau itu, hanya karena Rasulullah mengabarkan tentang hamba pilihan. Padahal Rasulullah SAW lah orangnya, dan Abu Bakar lebih paham dari kami. Lalu Rasulullah SAW bersabda: ‘Sesungguhnya orang yang sangat besar jasanya padaku dalam kedekatan dan kerelaan mengeluarkan harta, ialah Abu Bakar. Andai saja aku diperbolehkan mengangkat seorang kekasihku selain Rabbku pastilah aku akan memilih Abu Bakar, namun cukuplah persaudaraan se-Islam dan kecintaan karenanya. Maka jangan ditinggalkan pintu kecil di masjid selain pintu Abu Bakar saja’”
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّمَاۤ اَمۡوَالُكُمۡ وَاَوۡلَادُكُمۡ فِتۡنَةٌ  ۙ وَّاَنَّ اللّٰهَ عِنۡدَهٗۤ اَجۡرٌ عَظِيۡمٌ
Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar.

(QS. Al-Anfal:28)
cover bottom ayah
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak