alexametrics

Tausiyah Ramadhan

Berpuasalah Niscaya Kamu Sehat

loading...
Berpuasalah Niscaya Kamu Sehat
Imam Besar Masjid New York, Ustaz Shamsi Ali. Foto/Istimewa
Imam Shamsi Ali

Presiden Nusantara Foundation

Tak dapat disangkal lagi bahwa berdasarkan penelitian ahli kesehatan, sebagian besar penyakit yang terjadi dalam tubuh manusia disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi. Dari kolesterol, tekanan darah tinggi, usus buntu, diabestis atau gula, ginjal, masalah paru-paru, hingga kanker perenggut maut.

Penyakit-penyakit itu menjadi momok yang ditakuti, sekaligus menjadikan perusahaan obat-obatan dan asuransi kesehatan salah satu perusahaan yang paling bergengsi. Bahkan di negara-negara maju, hidup tanpa asuransi menjadi sebuah kejahatan tersendiri. Lebih jauh isu asuransi kesehatan adalah isu politik utama di negara-negara maju, termasuk di Amerika.

Belakangan kemudian ditemukan bahwa ternyata berbagai penyakit fisik manusia juga mayoritasnya, lebih 80%, disebabkan oleh faktor kejiwaan. Penyakit-penyakit yang disebutkan di atas, tekanan darah tinggi, hingga ke serangan jantung, pada galibnya disebabkan oleh faktor psikis (kejiwaan) manusia.

Kenyataan ini saya kira tidak memerlukan penelitian yang sophisticated (canggih). Pengalaman mengatakan jika anda banyak pikiran, anda akan kurang tidur. Di saat anda mengalami kurang tidur maka terjadi ketidakseimbangan dalam peraliran darah. Dan pada akhirnya akan berdampak pada kesehatan jantung, bahkan sel-sel otak itu sendiri.

Pada kedua faktor penyakit-penyakit manusia ini, puasa memainkan peranan penting sebagai solusi. Maka ketika Rasulullah SAW menyampaikan hadis ini: “Berpuasalah niscaya kamu sehat”, bukan sekadar omongan kosong. Tapi hakikat atau realita pada dua sisi kesehatan manusia.

Secara fisik tidak diragukan bahwa berpuasa adalah salah satu cara mencapai kesehatan yang praktis dan murah. Beberapa ahli kesehatan justeru merekomendasikan puasa sebagai treatmen (pengorbanan) berbagai ragam penyakit manusia. Minimal sebagaimana kita ketahui bersama, ketika anda akan melakukan general check up, anda dianjurkan untuk tidak mengkomsumsi makanan dalam jangka waktu tertentu.

Berpuasa misalnya memberikan ruang bagi pencernaan dan organ-organ tubuh lainnya untuk istirahat sejenak dari rutinitas, sehingga memungkinkan terjadi pembersihan dan pembaharuan sel-sel baru dalam tubuh.

Puasa juga dapat mencegah penyakit akibat pola makan yang berlebihan. Istilah agamanya “israf”. Pola makan berlebihan menimbulkan overnutrisi yang mengakibatkan kegemukan yang membawa berbagia penyakit, seperti kolesterol, jantung koronis, kencing manis, ginjal, dan lain-lain.

Saya bukan ahli di bidang ini. Tapi alangkah mudahnya menemukan berbagai artikel yang membahas tentang manfaat puasa bagi kesehatan manusia.

Tidak mengherankan, sebuah rumah sakit khusus terapi puasa didirikan oleh seorang veteran perang dubai II di Jerman. Dan ternyata rumah sakit dengan treatmen puasa ini telah didirikan di penghujung Perang dunia II.

Rumah sakit itu kini telah memasuki tiga generasi. Didirikan oleh sang kakek, yang ketika itu menderita kanker. Semua dokter angkat tangan. Hingga suatu hari ada yang menasehatinya agar menjalankan puasa. Dia lakukan itu. Dan dengan izin Allah tentunya dia sembuh.

Setelah sembuh itulah dia mendirikan rumah sakit tersebut. Hingga saat ini masih beroperasi di bawah asuhan cucu sang pendiri. Dari semua manfaat puasa bagi kesehatan itu, saya kira kemanfatannya lebih dominan di aspek non fisik. Menahan makan bermanfaat. Tapi sumber kesehatan terbesar ada pada kemampuan manusia dalam mengelolah jiwa dan batinnya.

Keadaan kejiwaan manusia itu ternyata sangat bergantung kepada kecenderungan nafsunya. Nafsu yang didominasi oleh nafsu amarah rentang berakibat kepada keadaan kejiwaan (mental state) yang emosional.
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
وَلَوۡ شَآءَ اللّٰهُ لَجَعَلَهُمۡ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰـكِنۡ يُّدۡخِلُ مَنۡ يَّشَآءُ فِىۡ رَحۡمَتِهٖ‌ؕ وَالظّٰلِمُوۡنَ مَا لَهُمۡ مِّنۡ وَّلِىٍّ وَّلَا نَصِيۡرٍ
Dan sekiranya Allah menghendaki niscaya Dia jadikan mereka satu umat, tetapi Dia memasukkan orang-orang yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zhalim tidak ada bagi mereka pelindung dan penolong.

(QS. Asy-Syura:8)
cover bottom ayah
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak