alexa snippet

Jurnalis Tasikmalaya Bagikan THR kepada Warga Tidak Mampu

Jurnalis Tasikmalaya Bagikan THR kepada Warga Tidak Mampu
Koordinator FKJT Hendra Herdiana memberikan paket sembako dan uang tunai sebagai THR kepada warga di Tamansari, Kota Tasikmalaya, dan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Foto/KORAN SINDO/Nanang Kuswara

TASIKMALAYA - Berawal dari keprihatinan melihat banyaknya warga yang tidak mampu di berbagai daerah, Forum Komunikasi Jurnalis Tasikmalaya (FKJT) membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga tidak mampu. Kegiatan itu dikonsentrasikan di wilayah Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, dan Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.

THR yang diberikan kepada anak yatim, jompo, warga miskin yang sedang menderita sakit parah, berupa paket sembako serta uang tunai yang diberikan secara langsung hingga pemberian bantuan renovasi ke masjid di daerah tersebut. Warga pun sebelumnya diajak bergembira sambil ngabuburit disuguhi dengan atraksi sulap serta konser kecil-kecilan dari Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) Tasikmalaya.

Koordinator Penyelenggara Hendra Herdiana mengatakan, kegiatan tersebut telah rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Lebaran dengan menggandeng sejumlah pihak untuk memberikan bantuan. Bahkan, sejumlah jurnalis yang tergabung dalam FKJT memberikan sumbangan secara sukarela melalui kotak yang disediakan di sekretariatnya di Kompleks Plaza Asia Jalan KH Zainal Mustofa, Kota Tasikmalaya.

"Mereka yang akan menerima THR terlebih dahulu kami lakukan survei. Rata-rata memang orang yang tidak mampu dan jompo serta yang sakit, namun yang kondisinya memprihatinkan juga menjadi target pemberian bantuan kami, termasuk juga ke sarana ibadah," kata Hendra, Sabtu (17/6/2017).

Warga begitu antusias dan sangat berterima kasih atas pembagian THR yang diberikan komunitas jurnalis tersebut, serta berharap kegiatan seperti itu terus berjalan setiap tahun.

"Untuk saat ini kurang lebih 100 paket yang kami bagikan, termasuk untuk guru ngaji, pengurus masjid, dan lain sebagainya. Meskipun tidak seberapa, namun kami berharap bisa memberikan kebahagiaan bagi mereka," ujar Hendra.

Tokoh Masyarakat Kampung Pasir Batang, Kelurahan Setiawargi, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Asep Ahmad mengatakan, kampung tersebut merupakan kampung yang berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga, selain jalan yang sangat kecil, juga sebagian aspal jalannya telah mengelupas berganti tanah merah yang membuat warga kesulitan.

"Jelas kami warga di sini sangat berterima kasih dengan adanya bantuan itu. Minimal warga yang kurang beruntung ini bisa berlebaran dengan memiliki bahan makanan dan lain sebagainya," kata Asep.





(zik)
loading gif