alexametrics
Photomore
Videomore

Memahami Esensi Puasa - Ustadz Shamsi Ali

Hari ketiga Ramadhan, ketaqwaan itu menyimpulkan komitmen keislaman kedalaman iman dan karya-karya yang potensial di dalam melakukan pembangunan peradaban manusia. Hal ini disampaikan Ustadz Shamsi Ali.

Ustadz Shamsi berpesan kepada kita semua bahwa jangan sampai bulan Ramadhan ini sekedar bulan dimana kita tidak melakukan makan, minum di siang hari, tapi kembali kepada makna dari pada puasa itu sendiri. Arti puasa sesungguhnya esensi puasa itu adalah menahan diri.

Secara hakekat, menahan diri yang dimaksud adalah kemampuan kita untuk mengendalikan hawa nafsu kita dari hal-hal yang tak diridhoi oleh Allah SWT.

(gar)
cover top ayah
وَالَّتِىۡۤ اَحۡصَنَتۡ فَرۡجَهَا فَـنَفَخۡنَا فِيۡهَا مِنۡ رُّوۡحِنَا وَ جَعَلۡنٰهَا وَابۡنَهَاۤ اٰيَةً لِّـلۡعٰلَمِيۡنَ‏
Dan ingatlah kisah Maryam yang memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan (roh) dari Kami ke dalam tubuhnya, Kami jadikan dia dan anaknya sebagai tanda kebesaran Allah bagi seluruh alam.

(QS. Al-Anbiya:91)
cover bottom ayah
Hadits of The Day
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Yang pertama kali yang dihisab (dihitung) dari perbuatan seorang hamba pada hari Kiamat adalah shalatnya.

Jika sempurna ia beruntung dan jika tidak sempurna, maka Allah Azza wa Jalla berfirman, "Lihatlah apakah hamba-Ku mempunyai amalan shalat sunnah?"

Bila didapati ia memiliki amalan shalat sunnah, maka Dia berfirman "Lengkapilah shalat wajibnya yang kurang dengan shalat sunnahnya"



(HR. Nasa'i No. 463)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak