BNPB: Korban mudik lebih besar dari bencana

Oleh: Hariyanto Kurniawan

Senin,  5 Agustus 2013  −  12:14 WIB

BNPB Korban mudik lebih besar dari bencana

Pemudik sepeda motor. (Sindophoto)

Sindonews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data korban meninggal pada arus mudik Lebaran terus meningkat. Peningkatan korban kecelakaan arus mudik Lebaran ini tercatat lebih besar dari pada korban bencana.

Berdasarkan data berbagai sumber, korban meninggal selama mudik Lebaran pada tahun 2010 ada 632 orang. Tahun 2011 terdapat 587 orang dan tahun 2012 korban meninggal 908 orang.

Sedangkan tahun ini, data riil hingga Sabtu 3 Agustus 2013, Mabes Polri mencatat telah terjadi 224 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 60 orang tewas. Sebagian besar korban meninggal adalah korban kecelakaan motor.

Selama tahun 2012, dengan 908 orang meninggal, 1.505 orang luka berat, dan 5.139 orang luka ringan.

Jika dibandingkan dengan korban akibat bencana, korban tewas akibat kecelakaan pada arus mudik Lebaran ternyata lebih banyak. Korban bencana tahun 2012 tercatat 641 orang meninggal, dan 226 orang hilang atau keseluruhan 867 orang.

"Tentu ini sebuah tragedi. Bukan hanya semata statistik rekapitulasi korban meninggal," Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya, Senin (5/8/2013).

Data korban bencana ini selama 1 tahun dari 13 jenis bencana. Sedangkan korban mudik Lebaran selama 20 hari.

Tahun 2010 korban meninggal dan hilang akibat bencana mencapai 4.186 orang. Ribuan korban ini dari bencana banjir bandang Wasior, tsunami Mentawai, erupsi Merapi, dan bencana kecil lainnya. Sementara tahun 2011 korban bencana 1.864 orang.

Jumlah tersebut jika dibandingkan dengan korban kecelakaan lalu lintas secara keseluruhan jauh lebih kecil. Korban meninggal tahun 2010 akibat kecelakaan lalu lintas 31.234 orang. Tahun 2011 ada 30.629 orang dan tahun 2012 ada 27.441 orang. (hyk)

views: 876x
RSS My Yahoo!